Cara Membuat PBN

Halo kawan, kali ini kita akan membahas cara membuat PBN.

Apakah PBN itu?

PBN yang merupakan kependekan dari Jaringan Blog Pribadi (Private Blog Network) adalah sekumpulan blog berotoritas tinggi milik Anda yang bisa digunakan untuk melakukan kegiatan link building.

Biasanya PBN dibuat menggunakan nama domain-nama domain yang telah expired serta memiliki otoritas yang tinggi yang bisa diketahui dari nilai DA/PA-nya yang tinggi.

Latar Belakang PBN

PBN bekerja membantu kita untuk menambah otoritas moneysite milik kita. Ini sebenarnya berkaitan erat dengan algoritma google pagerank dimana sebuah website yang menerima lebih banyak backlink memiliki otoritas yang lebih tinggi daripada yang sedikit. Namun demikian, jika kita menerima backlink dari website yang tidak berkualitas, bukannya website kita naik otoritasnya melainkan akan jatuh sehingga keyword ranking yang sudah ada akan menurun. Untuk mencegah hal ini terjadi, sebaiknya kita hanya menerima backlink dari website yang berkualitas saja, misalnya dengan hanya mengirimkan artikel dan/atau blog comments  ke blog yang memiliki skor DA/PA 60+ saja. Sementara itu sebagian orang tidak mau backlink-nya tercampur dengan milik kompetitornya sehingga tidak mau begitu saja melakukan aksi tersebut diatas, melainkan membuat beberapa blog sendiri . Beberapa blog inilah yang biasanya kita sebut sebagai PBN.

Langkah-Langkah Membuat PBN

Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk membuat jaringan blog pribadi:

1. Mencari Expired Domain

Ini merupakan jalan pintas untuk mendapatkan skor DA/PA tinggi tanpa harus melakukan terlalu banyak link building untuk PBN kita karena biasanya expired domain sudah memiliki backlink yang banyak sehingga skor DA/PA-nya juga sudah tinggi. Memilih expired domain harus memperhatikan beberapa faktor penting yang diantaranya adalah skor DA/PA yang tinggi, spam score yang rendah. Cara mendapatkannya bisa dengan mengikuti lelang nama domain di GoDaddy atau FreshDrop maupun mencari sendiri di ExpiredDomains.net,   dan lain-lain.

2. Mencari Web Hosting

Web Hosting yang digunakan sebernarnya tidak perlu terlalu istimewa melainkan shared hosting pun sudah cukup bagus terutama jika kita mau menghostingkan 1 expired domain kita di 1 web hosting company, dengan kata lain 1 expired domain untuk 1 web hosting company. Iya Anda benar, berarti kalau kita memiliki 5000 expired domain maka kita memerlukan 5000 web hosting company. Jika kita berpikir bahwa tidak mungkin ada 5000 web hosting company yang berbeda-beda di seluruh penjuru daring, maka kita bisa membeli hosting dari SEO hosting company yang biasanya memiliki paket SEO web hosting dengan IP address yang berbeda-beda mulai dari class A sampai C. Kalau ini juga cukup sulit untuk kita lakukan, maka kita bisa berbelanja IP address yang banyak dari suppliernya yang juga bisa kita cari di daring secara mudah. Ini sangat perlu untuk kita lakukan agar IP address antar blog dalam PBN kita berbeda-beda sehingga memiliki nilai SEO yang lebih tinggi daripada jika blog-blog dalam PBN kita memiliki IP address yang sama.

3. Membatasi Outbound Link

Setelah semua blog di PBN kita up, sebaiknya kita membatasi jumlah outbound link per halaman website tidak lebih dari 2-3 buah. Jika memang tidak diperlukan, hilangkan saja link tersebut sehingga hanya ada outbound link ke moneysite kita serta ke website otoritas jika memang diperlukan.

4. Menjaga Blog-Blog Dalam PBN Tetap Up to Date

Hal ini perlu agar metriks blog-blog dalam PBN kita tetap tinggi serta untuk menjaga minat perayap agar tetap merayapi mereka secara teratur.

5. Meningkatkan Metriks

Kita perlu secara teratur meningkatkan metriks blog-blog dalam PBN kita dengan cara mendapatkan backlink dari sumber-sumber yang bersih dari spam serta kalau bisa memiliki metriks yang tinggi pula agar blog-blog dalam PBN kita mengalami kenaikan metriks secara teratur.

Demikian, semoga ini bisa bermanfaat bagi Anda yang sedang sibuk mencari artikel tentang cara membuat PBN.